KPU KABUPATEN SLEMAN ADAKAN UJI PUBLIK USULAN PENATAAN DAERAH PEMILIHAN DAN ALOKASI KURSI PEMILU 2019

Selasa, 13 Februari 2018

 

Sebagai salah satu rangkaian dari tahapan pemilihan umum serentak tahun 2019, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sleman menggelar uji publik terkait  draft usulan penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi DPRD Kabupaten Sleman tahun 2019 yang diadakan pada hari Sabtu (10/2) bertempat di Ballroom Hotel Alana Jl. Palagan KM 7 Sleman.  Agenda uji publik kali ini selain pemaparan tentang draft usulan penataan dapil dan alokasi kursi di DPRD Kab. Sleman juga sebagai sarana bagi Komisi Pemilihan Umum Kab. Sleman untuk menjaring masukan dan pandangan dari para stakeholder yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan untuk disulkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kab. Sleman ke KPU melalui KPU Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Dalam uji publik siang ini pihak Komisi Pemilihan Umum Kab. Sleman secara terbuka menerima masukan dan saran dari semua partai politik, panwaslu kabupaten Sleman ,  LSM dan beberapa SKPD di wilayah Kab. Sleman. Perwakilan dari partai Nasdem mengatakan “ Melihat dan mempertimbangkan bahwa di draft usulan yang pertama dengan jumlah total 6 dapil  dianggap sudah memenuhi 7 prinsip , walaupun di dapil 4 yaitu Depok dan Berbah memiliki jumlah kursi yang lebih rendah, tapi secara keseluruhan masih bisa diterima oleh partai kami” . Masukan dari Bp. Suwarso selaku ketua FKUB Kab Sleman, “Bahwa tujuan utama dari pemilu ini adalah untuk mengakomodir aspirasi dan kebutuhan dari rakyat”, selain itu juga beliau menghimbau kepada semua ketua partai politik jangan sampai membawa agama sebagai komiditi politik untuk tujuan pemenangan sebuah partai politik.  Bp, Karim mewakili dari PANWASLU Kab. Sleman mengatakan, “Penataan dapil diserahkan kepada partai politk peserta pemilu di Kab. Sleman, maka Panwas kab. Sleman mengikuti kesepakatan yang sudah disepakati oleh semua partai politik di Kab. Sleman”

Tahapan setelah uji publik hari ini dari Komisi Pemilihan Umum Kab. Sleman akan membuat berita acara yang nantinya akan diusulkan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta dan dilanjutkan ke KPU RI sebgai bahan untuk penetapan pembagian dapil di Kab. Sleman. Dari tiga draf usulan dapil yang ditawarkan, semua perwakilan partai politik menginginkan usulan draft alternatif pertama, yaitu pembagian 6 dapil seperti dengan pemilu legislatif tahun 2014, adapun pembagian dapilnya meliputi dapil I (Tempel, Turi, Sleman) dengan alokasi tujuh kursi, Dapil II (Pakem, Cangkringan, Ngaglik) alokasi delapan kursi, Dapel III (Ngemplak, Kalasan, Prambanan) alokasi sembilan kursi, Dapil IV (Depok, Berbah) alokasi delapan kursi, Dapil V (Mlati, Gamping) alokasi tujuh sembilan, Dapil VI (Godean, Moyudan, Minggir, Seyegan) alokasi sembilan kursi  dengan total kursi yang diperebutkan sebanyak 50 kursi. (ikun)

Bagikan via media sosial