Profil Komisioner >>

Profil Komisioner KPU Kab. Sleman

DJAJADI

Terlahir pada tanggal 20 November 1957, pria berambut perak ini menyandang nama Djajadi. Saat ini bertempat tinggal di Kwarasan, RT 01 RW 04, Nogotirto, Gamping Sleman bersama istri tercinta, Mariyanah dan 2 orang putra/i terkasih.

Riwayat pendidikannya dimulai di SDN Demak Ijo II tahun 1970, berlanjut ke SMPN VI Yogyakarta lulus tahun 1973, SMAN I Yogyakarta tahun 1976 dan menyempurnakan pendidikan dengan memperoleh gelar kesarjanaan pada tahun 1985 dari Institut Teknologi Bandung untuk konsentrasi Teknik Lingkungan-FTSP. Hobi serta bakat olahraga disalurkan melalui beberapa organisasi yang sempat digeluti, antara lain YUSO Yogyakarta-Pervoma, IVOBA-ITB serta organisasi ASTAR. Sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang diraih, pengalaman pekerjaannya antara lain Ahli Teknik Penyehatan/Lingkungan (Air Minum, Air Limbah, Drainase Kota, Persampahan) di berbagai Perusahaan Jasa Konsultan Perencanaan dan Pengawasan, khususnya dalam jangka waktu 1983 hingga 2002. Dengan berbagai macam latar belakang dan pengalaman yang dimiliki, pria ini dipercaya menjadi Ketua KPU Sleman, dan bertanggungjawab pada Divisi Perencanaan, Logistik dan Keuangan.

Hamdan Kurniawan, S.IP

Pria berusia 31 tahun ini memiliki nama lengkap Hamdan Kurniawan, S.IP. Saat ini tinggal dengan istri tercinta bernama Risky Sulistyaningrum dan anak semata wayangnya di Jl. Lele II No. 10 Minomartani, Ngaglik Sleman. Ia lahir di Yogyakarta, 15 Februari 1977.

Riwayat pendidikan diawali di SD Negeri VI Minomartani lulus tahun 1989 dan dilanjutkan di SMP Negeri II Condong Catur lulus tahun 1993. SMA lulus tahun 1995 dari SMA N 2 Babarsari. Tahun 2001, gelar kesarjanaan direngkuh dari Universitas gadjah mada (UGM) Yogyakarta, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Ilmu Pemerintahan. Pengalaman organisasinya terasah lewat Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) pada Pemilu tahun 1999 dan pada tahun 2000 mulai bergabung di LSM Konsumen yakni YLKI Yogyakarta (sekarang Lembaga Konsumen Yogyakarta atau LKY). Sempat pula menjadi ketua Pemuda Kampung RT 27 RW 06 Minomartani dan Pengurus Pemuda Masjid Baiturrohim (PISMABA) Minomartani. Pekerjaan yang pernah digeluti antara lain wiraswasta, dan pernah menjadi Dewan Pengurus YLKI Yogyakarta untuk masa bhakti 2003-2005. Hamdan yang kini menjadi Anggota KPU Kabupaten Sleman, dan diberi amanah pada Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Data Informasi tetap menekuni kegiatan kemasyarakatan melalui LSM yang digeluti saat ini.

Suryatiningsih Budi Lestari, SH

Perempuan berkacamata yang akrab dipanggil Nuning ini bernama lengkap Suryatiningsih Budi Lestari, SH. Lahir 13 Mei 1968 di Yogyakarta dan saat ini menempati rumah di Jl. Melati No. 11 Sidoarum I Godean bersama suami, Sumartoto dan anak semata wayangnya.

Pendidikan dasar dilalui di SD Negeri Jambon I tahun 1979, SMP Negeri VII tahun 1982 dan SMA Negeri IV tahun 1985. Pendidikan terakhir disempurnakan di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, Fakultas Hukum. Cacat tubuh yang disandangnya tidak berpengaruh sedikitpun pada segudang kegiatan kesehariannya. Pengalaman organisasinya antara lain sebagai pengurus Bhakti Nurani, pengurus Himpunan Wanita Penyandang Cacat Indonesia (HWPCI), ketua LSM CIQAL, Presidium Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Setwil Yogyakarta, dan pengurus PPCS. Pekerjaan yang pernah ditekuni antara lain Lembaga Penelitian Pedesaan UGM, PPRBM Solo, PKPEK Yogyakarta. Saat ini dipercaya sebagai Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Sleman.

Hazwan Iskandar Jaya

Hazwan Iskandar Jaya, lahir di Palembang 27 Agustus 1969. Aktivis sosial kemasyarakatan, yang mendirikan Yayasan Bhakti Bangsa Yogyakarta serta menggagas lahirnya Muhasabah Institut Prambanan (MIP) sebagai upaya meningkatkan kualitas generasi muda di bidang sosial, pendidikan dan budaya.

Menjadi Wartawan Eksponen Radio Siaran sejak 1994-2000. Dan sejak tahun 2001-2006 menjadi Pemred Tabloid Gelombang Radio Siaran. Kini masih aktif sebagai Wakil Sekretaris Koperasi Pena Kencana PWI Cabang Yogyakarta. Di tahun 1999-2000 menjadi Direktur Eksekutif di Yayasan Tunas Bangsa, dan bersama USAID Surabaya Regional Office menggelar talkshow interaktif, polling keistimewaan DIY dan legal drafting RUU Keistimewaan DIY. Tahun 2004 menggagas Munas Pemuda Indonesia bersama Yayasan Negara Kertagama.

Di bidang sosial keagamaan, sejak tahun 2006 menjabat sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Prambanan. Juga bergiat di Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI) PW NU DIY (2007).

Beberapa karya tulisan berupa puisi, cerpen, esai dan opini pernah dimuat di Harian Kompas, Media Indonesia, Republika, Terbit, Swadesi, Suara Karya, Suara Pembaruan (Jakarta), Mitra Desa (Bandung), Kedaulatan Rakyat, Bernas, Minggu Pagi, Pusara, Eksponen (Yogyakarta), Solopos (Surakarta), Jawa Pos (Surabaya) dan Lampung Post (Bandar Lampung).

Bersama istri tercintanya, Suci Kuntarsih, SE dan 3 (tiga) buah hatinya Fawwaz Chaidir Priantanu Kuncoro Jati (1996) dan Fairaz Rhananda Dezenza Kuncoro Suryo (2000) dan Muhammad Faeyza Maulana Iskandar (2008) tinggal di Desa Madurejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Di KPU Sleman, dipercaya mengomandani Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Hupmas dan SDM.

Lukmanul Hakim

Lukman, demikian ia biasa disapa. Saat ini tinggal di sebuah tempat dekat “Surga” yakni Patukan Rt 04/ 21, Ambarketawang, Gamping, Sleman, bersama istri tercintanya Sri Suharti dan keempat putranya. Fawwaz Afrijal Auladi, Faiq Ubaidillah, Nadzmii Yasir Lana dan Azmi Roihan Rizqillah.

Syahdan setelah menyelesaikan pendidikan Dasar di tanah kelahirannya Ketanggungan, Brebes tahun 1981. Lukman kecil hijrah ke kota kripik Purwokerto. “Untuk mencari ilmu yang lebih tinggi”, kata (alm) Bapak. Setelah lulus dari SMA Negeri I Purwokerto 1987, tanpa sengaja ia kuliah di Akademi Fisioterapi, Solo. Sehingga tidak mengherankan jika ia pernah bergabung dengan LSM kesehatan Medicine San Frontiere pada paska gempa bumi di Jogja. Sedangkan gelar sarjananya ia peroleh dari UMY, jurusan Ilmu Hubungan Internasional.

Pengalaman dalam pemilu diawali sebagai pelatih pemantau pemilu di UNFREl dan koordinator pemantau pemilu di JPPR. Kemudian menjadi ketua PPS Desa Ambarketawang dan Ketua PPK Kecamatan Gamping. Kini Lukmanul Hakim (demikian nama lengkapnya) menjadi Anggota KPU Kabupaten Sleman, dan sebagai penanggung jawab pada Divisi Umum, Rumah Tangga dan Organisasi.

Copyright 2012 KPU Kabupaten Sleman